Skip to main content
UMPKU Surakarta Wakili Perguruan Tinggi Teken Komitmen Percepatan Penurunan Stunting di Solo

UMPKU Surakarta Wakili Perguruan Tinggi Teken Komitmen Percepatan Penurunan Stunting di Solo

Surakarta – Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU) dipercaya sebagai satu-satunya representasi perguruan tinggi dalam penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting di Kota Surakarta. Komitmen tersebut dilakukan dalam agenda Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sekaligus Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 yang digelar di Aula Sekber, Kamis (7/4/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta beserta para pemangku kepentingan lintas sektor. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menyusun perencanaan, penganggaran, serta strategi intervensi guna menekan angka prevalensi stunting di Kota Surakarta.

UMPKU Surakarta Wakili Perguruan Tinggi Teken Komitmen Percepatan Penurunan Stunting di Solo

Keterlibatan UMPKU dalam forum tingkat daerah ini menjadi bentuk pengakuan atas kapasitas institusi, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat dan pendidikan medis. Sebagai perguruan tinggi berbasis kesehatan, UMPKU dinilai memiliki kompetensi dalam memberikan masukan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendukung penyusunan kebijakan publik yang tepat sasaran.

“Menjadi representasi sektor pendidikan tinggi dalam forum Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 ini merupakan kehormatan sekaligus amanah besar bagi UMPKU. Kami berkomitmen untuk menghilirisasi hasil riset dan inovasi teknologi kesehatan agar sejalan dengan target pemerintah daerah,” ujar Rektor UMPKU, Weni Hastuti, M.Kes., Ph.D.

 

Dalam kesempatan tersebut, Weni Hastuti juga menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media secara terintegrasi. Menurutnya, kebijakan yang efektif harus dilandasi kajian akademis yang komprehensif agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penurunan stunting. Kami berharap hasil perumusan Pra Musrenbang ini dapat diimplementasikan secara optimal demi mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting di Kota Surakarta,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, UMPKU berharap rumusan program percepatan penurunan stunting tahun 2026 dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang sehat dan berkualitas, khususnya di Kota Surakarta.


 

Penulis: Tim Humas UMPKU Surakarta
Sumber: Rektorat UMPKU Surakarta
Lokasi: Aula Sekber, Surakarta

Add new comment

Restricted HTML

  • You can align images (data-align="center"), but also videos, blockquotes, and so on.
  • You can caption images (data-caption="Text"), but also videos, blockquotes, and so on.